YG Entertainment berikan tanggapan terkait kasus dugaan penggelapan CEO rumah produksi (dok. Garden of the Candies)

Soal Kasus Penggelapan oleh CEO Rumah Produksi, Ini Respon YG Entertainment

Nama YG Entertainment ikut terbawa dalam kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan CEO rumah produksi nih Teens.

Kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan CEO rumah produksi The Wind That Carries Wishes turut membuat perusahaan YG Entertainment, agensi yang menaungi artis top seperti Big Bang dan Blackpink, angkat bicara.

YG Entertainment berikan tanggapan terkait kasus dugaan penggelapan CEO rumah produksi (dok. Soompi)
YG Entertainment berikan tanggapan terkait kasus dugaan penggelapan CEO rumah produksi (dok. Soompi)

Sebab, CEO yang diketahui berinisial Cho itu ternyata juga pernah menjabat sebagai pimpinan di YG Studioplex (YGSP), anak perusahaan dari YG Entertainment yang memproduksi serial drama.

Menanggapai situasi yang terjadi, pihak YGSP merilis pernyataan resmi yang menyatakan dukungan terhadap penuntasan kasus ini melalui jalur hukum. Sebab YGSP membeberkan pihak mereka juga pernah menjadi korban dari kelicikan Cho.

Kasus bermula ketika Cho yang masih mejabat sebagai CEO rumah produksi The Wind That Carries Wishes dipercaya menjadi CEO juga di YGSP. Di bawah kepemimpinan Cho, kedua perusahaan menandatangani kontrak kerjasama untuk pembuatan serial drama Love Alert. Namun kerjasama ini berbuntut masalah.

"Mr.Cho menyalahgunakan posisinya untuk membuat kontrak dengan perusahaan distributor Jepang dan menjual hak cipta drama Love Alert melalui bisnis pribadinya di The Wind That Carries Wishes, bukan YGSP. Ia lalu mengambil semua pembayaran uang muka yang disepakati," ungkap YGSP.

YG Entertainment berikan tanggapan terkait kasus dugaan penggelapan CEO rumah produksi (dok. Garden of the Candies)
YG Entertainment berikan tanggapan terkait kasus dugaan penggelapan CEO rumah produksi (dok. Garden of the Candies)

Kasus ini membuat YGSP memutuskan kerjasama dengan Cho dan memintanya mundur dari jabatan sebagai CEO. "Kami juga telah melakukan tuntutan pidana terhadap Mr. Cho karena telah melakukan malpraktek," tegas pihak YGSP.

Sebelumnya, pada Kamis (17/01), Cho dilaporkan ke kepolisian atas tuduhan membawa lari uang investasi yang jumlahnya ditaksir mencapai 5 miliar won atau 63,1 miliar rupiah dari berbagai investor.

TABLOIDBINTANG.COM


Last Editor : Khairiyah Sartika
loading...
Komentar

Selamat Datang di Teen.co.id

Silahkan login/signup