Benarkah lari berbahaya untuk kesehatan sendi? (dok. unsplash)

Benarkah Lari Berbahaya untuk Kesehatan Sendi?

Salah satu rumor dalam dunia olahraga yang mungkin sering kita dengar adalah lari bisa membuat lutut sakit dan mengancam kesehatan sendi. Untuk membuktikannya, peneliti dari Spanyol melibatkan 125.000 orang untuk melakukan riset terkait hubungan antara aktivitas lari dengan masalah persendian. Hasilnya, ternyata tidak ditemukan hubungan antara lari dengan risiko sakit sendi atau gangguan lutut.

Kuncinya, lari yang dilakukan adalah lari ringan seperti jogging bukan lari dengan kecepatan tinggi dan dalam jarang yang terlampau jauh. Melalui riset tersebut hanya ditemukan 4 persen pelari yang menderita radang sendi lutut. Jumlah ini lebih kecil dibanding lebih dari 10 persen penderita radang sendi yang tidak pernah lari atau lebih banyak diam.

Namun bila data diambil dari pelari profesional yang sering mengikuti perlombaan lari, ternyata lebih dari 13 persen dari mereka mengalami radang sendi atau nyeri lutut. Jika dibandingkan dengan orang yang tidak pernah berlari atau sering diam dengan sedikit aktivitas, pelari profesional 34 persen lebih mungkin menderita radang sendi.

Hal ini bisa terjadi karena pelari profesional lebih mungkin mengalami penurunan fungsi bantalan sendi. Sedangkan pada pelari rekreasional, efek perlindungan yang memperlambat ausnya bantalan sendi masih relatif lebih baik. Hasil tersebut diperolah melalui penelitian pada pelari yang telah berlari selama 15 tahun. Sayangnya, riset tersebut tidak memperhitungkan jarak lari yang telah mereka tempuh.

Oleh karena itu, kita tak perlu khawatir mengalami masalah pada lutut karena rajin berlari. Asal teknik yang dilakukan tepat dan dengan porsi latihan yang tidak membebani tubuh, maka olahraga lari atau jogging akan membuat kita makin sehat dan bugar, Teens.

Komentar

Selamat Datang di Teen.co.id

Silahkan login/signup