Berbohong berdampak pada otak (dok. freepik)

Berbohong Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak!

Berbohong adalah salah satu perbuatan yang harus kita hindari. Sejak kecil orang tua kita selalu menasehati agar kita bisa menjadi seseorang yang jujur dan tak mudah berkata dusta.

Nasehat itu pun harus kalian dengar karena berbohong juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan otak dan tubuh kita lho Teens. Meskipun kita berbohong karena hal kecil ataupun karena keadaan yang memaksa, tapi setiap kebohongan memiliki efek pada otak kita.

Saat kita berbohong maka otak akan langsung ikut terpengaruh

Banyak studi yang menyatakan bahwa kesehatan kita bisa terpengaruh karena sering berbohong. Pengaruhnya pun bukan pengaruh yang positif, melainkan tubuh bisa mendapatkan pengaruh yang buruk.

Seperti dikutip dari Lifehack, Arthur Markman, Ph.D menyatakan saat kita baru saja berbohong, tubuh akan melepas kortisol (hormon yang dikeluarkan tubuh saat stres) ke dalam otak. Setelah beberapa menit, ingatan akan mencoba mengingat kebohongan dan kebenaran. Sehingga otak akan cukup kesulitan mengambil keputusan dan akan membuatnya menjadi kemarahan.

Ketika berbohong, stres pun akan meningkat

Setelah reaksi awal itulah kemudian kita akan mulai merasa khawatir dengan kebohongan yang telah kita lakukan atau khawatir ketahuan karena berbohong. Untuk mengatasi perasaan tersebut maka kita akan menutupi kebohongan dan memperlakukan orang lain lebih baik dari biasanya.

Bisa juga sebaliknya, kita akan berpikir bahwa kita tidak bersalah karena berbohong sebab merekalah yang membuat kalian terpaksa berbohong. Perbedaan pendapat dalam otak kita secara terus menerus ini bisa membuat stres hingga pada akhirnya kita akan merasa bersalah dan mengalami gangguan saat tidur.

Tak berhenti disitu, dampak buruk bagi kesehatan karena berbohong pun masih akan bertambah nih Teens. Tak hanya gangguan tidur, tekanan darah tinggi, sakit kepala dan punggung, kram, mual juga bisa kita alami karena stres yang diakibatkan oleh kebohongan kita.

Gangguan mental seperti kecemasan hingga depresi juga bisa kita alami karena melakukan kebohongan. Jika sampai depresi maka tentu saja kita memerlukan pertolongan orang lain untuk mengatasinya nih Teens. Sebab, depresi tidak bisa dibiarkan karena bisa membahayakan diri kita.

Jadi masih mau suka bohong ke teman atau orang tua nih Teens? Mulai sekarang lebih baik kita biasakan untuk tidak berbohong ya agar otak kita tidak menderita dan tidak akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh dan mental.

Komentar

Selamat Datang di Teen.co.id

Silahkan login/signup