dok. Khairiyah Sartika (@tikasyofian) // teen.co.id

Ternyata Ini Alasan Hari Pendidikan Nasional Jatuh Pada 2 Mei!

Kalian pastinya sudah tahu kan Teens bahwa setiap tanggal 2 Mei kita memperingati Hari Pendidikan Nasional. Biasanya Hari Pendidikan Nasional akan diperingati dengan dilakukannya upacara dan ada beberapa sekolah yang mengadakan kegiatan khusus untuk memperingati hari pendidikan ini.

Namun, apakah kalian tahu apa sih sebenarnya alasan tanggal ini dipilih sebagai Hari Pendidikan Nasional? Buat yang belum tahu, alasan utamanya adalah untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara atau Bapak Pendidikan Nasional kita nih Teens.

Untuk menghormati Ki Hajar Dewantara

Wikipedia
Wikipedia

Ki Hajar Dewantara lahir dengan nama Suwardi Suryaningrat pada 2 Mei 1889. Ia lahir dari keluarga ningrat tapi sangat peduli terhadap pendidikan di Indonesia. Ia juga berani mengkritik dan juga melawan pemerintah Hindia Belanda sehingga ia harus diasingkan hingga ke Belanda.

Namun, semangatnya untuk mmebuat pendidikan Indonesia lebih baik tak pernah hilang. Saat kembali ke Tanah Air, Ki Hajar Dewantara mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang disebut dengan Taman Siswa.

Sekolah itu pun menerima murid dari semua kalangan karena itu adalah sekolah pertama yang dibuat oleh orang Indonesia. Ia memiliki filosofi yang terkenal yang berbunyi, "Ing ngarsa sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani."

Arti dari semboyan tersebut ialah, "Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan."

Nah, bagian "Tut Wuri Handayani" pun digunakan sebagai slogan dari Kementrian Pendidikan Indonesia. Jadi kalian pastinya sering dengar slogan itu kan?

Jasa-jasa besarnya untuk memajukan pendidikan di Indonesia itulah yang membuat Ki Hajar Dewantara sangat dihormati sehingga hari lahirnya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Keputusan dari Presiden Soekarno

Tanggal 2 Mei telah ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional karena keputusan dari Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir. Soekarno. Keputusan itu sesuai dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 yang diterbitkan pada tanggal 28 November 1959 silam.

Ki Hajar Dewantara wafat pada 28 April 1959 di Yogyakarta dan setelah beberapa bulan Presiden Soekarno menerbitkan surat keputusan itu. Pada tahun itu juga Ki Hajar Dewantara juga diakui sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Tak hanya tanggal lahirnya dijadikan hari peringatan Hari Pendidikan Nasional saja, nama Ki Hajar Dewantara juga dijadikan sebagai nama kapal perang Indonesia. Potret dirinya juga pernah tercantum pada uang pecahan Rp 20.000 yang pertama kali muncul pada tahun 1998 lalu.

Sekarang kalian sudah tahu kan Teens alasan kenapa Hari Pendidikan Nasional selalu diperingati pada tanggal 2 Mei? Sebagai generasi muda kita harus selalu meneruskan perjuangan Ki Hajar Dewantara nih Teens.

Caranya mudah banget kok, asalkan kita mau terus menimba ilmu dan semangat untuk belajar kita sudah bisa dikatakan telah ikut berjuang dan menghormati beliau.

Komentar

Selamat Datang di Teen.co.id

Silahkan login/signup