SMA Islam Al Azhar 3 Ikut Festival Seni Budaya di Nyiregyhaza, Hungaria

 

 

Festival ini diadakan oleh pemerintah Nyiregyhaza, bekerjasama dengan organisasi budaya Internasional, CIOFF Indonesia. Diikuti oleh 8 negara—mewakili 5 benua—yang  terlebih dahulu melalui proses seleksi. Indonesia dan India adalah wakil dari Asia yang terpilih. Dan hanya dari Indonesia, yang para penampilnya adalah siswa-siswi SMA. Dari Al Azhar 3 sendiri mengirim 28 orang untuk menampilkan 7 tarian tradisional Indonesia di Hungaria.

"Kita akan berangkat tanggal 13 Agustus nanti ke Kota Budapest, lalu lanjut menuju Nyiregyhaza, (itu) kota dimana Festival diadakan. Diharapkan pada 14 Agustus sudah berada di tempat festival," jelas Said Rachmat selaku President Of CIOFF Indonesia. Ini adalah salah satu kesempatan besar, untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat di Nyiregyhaza.

Untuk itu teman-teman dari SMA Islam Al-Azhar 3 akan menampilkan beragam tarian dari beberapa provinsi di Indonesia, yang khususnya, belum banyak dilihat atau diketahui khalayak dunia. “Kita nanti akan membawakan 7 macam tarian daerah, ada tari Betawi, tari dari Jawa Barat, Papua, Sumatera Barat, lalu ada tari Yapong dari Jakarta, dan dari Aceh kita akan mempersembahkan tari Ratoeh Jaroe,” ungkap Endah Sri Lestari, selaku Pembina ekstrakurikuler SMA Islam Al-Azhar 3.

Tari Ratoeh Jaroe merupakan tarian yang pernah ditampilkan pada pembukaan Asian Games 2018 di GBK, Senayan pada Agustus lalu. Tarian tersebut sempat viral lantaran memukau para penonton dan kontingen dari negara-negara peserta Asian Games. Menurut Said Rachmat lagi, tarian-tarian ini tidak akan dimodifikasi. Hanya dilakukan modifikasi pada musiknya saja. Selain tampil untuk masyarakat Hungaria, teman-teman dari SMA Islam Al Azhar 3 juga akan tampil di hadapan Duta Besar RI untuk Hungaria.


Last Editor : Vallesca
Komentar